Senin, 07 November 2016

gemuruh hati


          gimana rasa dihianati dan ditinggalkan bila kita telah memberikan sesuatu se tulus mungkin
          dengan hati yang amat semangat di pagi buta , q selalu menanti tibanya kaki ini di tempat dimana q belajar. melihat teman teman yang selalu riang gembira membuat semua masalah yang ku punya melenyap sirna. teman adalah salah satu orang yang dapat ku percaya bila ada masalah yang di amanatkan oleh Tuhan kepadaku. namun apadaya bila teman itu hanya berpura pura peduli denganku dan q mengetahui itu. ku pikir itu hanya pikiran negatifku, tp entah, lama lama hal ini membuatku resah kan karuan, manusia sebaya yang ku sebut teman itu selalu kufikir dan kufikir, memang dia terlihat baik di depan semua orang yang bahkan dia tak menyukainya. ini membuatku takut bahwasannya dia menusukku dari belakang karena dia diam diam membenciku. dan hari demi hari q melihat dia bersama temanku yang lain. bahkan sekarang dia tidak pernah menghampiri tempat mejaku lagi, sungguh perasaan campur aduk ini kurasakan.
          dengan rasa tegar qberupaya membuat hati ini ceria kembali, tapi memang teman pertama itu paling berkesan, apalah arti bila kebaikan ini dihempasnya , apa ini salahku ?? dan bila ia selalu meniruku dan memamerkan pada orang lain dan menganggap itu gaya nya ??, apa yang harus kuperbuat ?? amarah ini makin lama makin bertumpuk dan bila diletakkan korek di atasnya, akan membuat seisi hati meledak tak karuan. dan sampai saat ini q masih bersikap tabah dan memjalani kehidupan ku dengan senang dan bersyukur, kaena q telah diberi nikmat yang sedemikian banyaknya, q hanya bisa berdoa agar temanku itu menyadari betapa tulus q berteman dengannya, bahkan bila ia salah pun q akan memdukung dan membibingnya,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar